Gibasnews.com, BEKASI - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kota Bekasi di kancah internasional. Sanggar Gantari Gita Khatulistiwa sukses meraih tiga penghargaan pada ajang final The Asia Students Arts Festival 2026 yang digelar di YTheatre, Hong Kong, pada 1 dan 8 Februari 2026.
Atas capaian tersebut, Wali Kota Bekasi menerima audiensi jajaran sanggar di ruang kerjanya, Kamis (19/2/2026). Pertemuan itu menjadi momen apresiasi sekaligus ungkapan kebanggaan pemerintah daerah terhadap anak-anak Bekasi yang mampu bersaing di panggung Asia.
Dalam kompetisi bergengsi tersebut, Tim Gantari Gita Khatulistiwa Teens meraih gelar Champion (Juara 1) pada kategori Folk Dance Group Open Age. Sementara itu, Tim Gantari Gita Khatulistiwa Kids berhasil menyabet posisi 1st Runner Up (Juara 2) untuk kategori Folk Dance Group usia 10–11 tahun. Tak kalah membanggakan, Tim Gantari Gita Ensemble juga meraih 1st Runner Up pada kategori Music Ensemble Group Open Age.
Ajang ini diikuti para finalis terbaik dari babak penyisihan regional Asia yang sebelumnya digelar di berbagai negara dan wilayah, seperti China, Hong Kong, Macau, Thailand, Australia, Singapura, Malaysia, Taiwan, Vietnam, hingga Indonesia. Seluruh peserta merupakan tiga besar terbaik di masing-masing kategori, dengan standar penilaian internasional yang ketat.
Wali Kota Bekasi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta, pelatih, dan orang tua yang telah mendampingi proses latihan hingga tampil di panggung dunia. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan komitmen dalam menjaga serta mengembangkan seni budaya bangsa.
“Ini bukan hanya kebanggaan bagi Sanggar Gantari Gita Khatulistiwa, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Kota Bekasi. Anak-anak kita mampu tampil percaya diri dan bersaing dengan negara-negara lain di Asia,” ujarnya.
Ia berharap capaian tersebut menjadi pemantik semangat bagi sanggar-sanggar seni lainnya di Kota Bekasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan berani menargetkan prestasi di level nasional maupun internasional.
“Semoga ini menjadi motivasi bagi sanggar lain untuk terus berkembang, memperkuat pembinaan, dan mencetak generasi muda berprestasi yang membawa nama baik Kota Bekasi di tingkat dunia,” tambahnya.
Audiensi itu juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi mengenai penguatan ekosistem seni dan budaya di Kota Bekasi. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen mendukung melalui berbagai bentuk fasilitasi, promosi, serta kolaborasi lintas sektor agar ruang-ruang kreatif bagi generasi muda semakin terbuka.
Dengan sinergi antara komunitas seni dan pemerintah, diharapkan semakin banyak talenta muda Kota Bekasi yang mampu menorehkan prestasi dan menjadikan seni budaya sebagai identitas sekaligus kebanggaan daerah.
