Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi Serap Aspirasi Warga, Infrastruktur hingga Ekonomi Kreatif Jadi Perhatian -->

Header Menu

Advertisement

Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi Serap Aspirasi Warga, Infrastruktur hingga Ekonomi Kreatif Jadi Perhatian

Selasa

 


Gibasnews.com, BEKASI - Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi, Faisal, melaksanakan kegiatan reses sebagai bagian dari tugasnya menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Kegiatan tersebut berlangsung selama beberapa hari dan mencakup sejumlah wilayah di Kecamatan Pondokgede dan Bekasi Barat. Melalui agenda ini, ia berdialog dengan warga, pengurus lingkungan, serta pelaku usaha untuk mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi di tingkat masyarakat.


Dalam pertemuan yang berlangsung di beberapa titik, Faisal mengungkapkan bahwa sebagian besar aspirasi yang disampaikan warga masih berkaitan dengan persoalan infrastruktur dasar. Warga mengeluhkan kondisi jalan lingkungan yang rusak, sistem drainase yang belum optimal, serta kebutuhan akan penerangan jalan umum di sejumlah kawasan permukiman.


Menurutnya, persoalan drainase menjadi salah satu keluhan yang paling sering disampaikan. Warga berharap adanya perbaikan dan peningkatan kapasitas saluran air agar mampu mengurangi genangan yang kerap muncul saat hujan turun. Selain itu, kebutuhan pembangunan saluran air baru dan pemasangan sistem pematusan juga menjadi usulan prioritas, mengingat genangan air masih menjadi persoalan rutin di beberapa wilayah.


"Perbaikan sistem drainase dan pematusan sangat penting, karena berkaitan langsung dengan kenyamanan dan keselamatan lingkungan. Infrastruktur yang memadai dinilai menjadi fondasi utama dalam mendukung kualitas hidup masyarakat perkotaan," ujarnya.


Selain infrastruktur, warga juga menyampaikan aspirasi terkait peningkatan kesejahteraan pengurus lingkungan, khususnya RT dan RW. Mereka berharap adanya perhatian terhadap insentif yang diberikan, mengingat peran RT dan RW sangat penting sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat lingkungan.


Di sisi lain, isu pemberdayaan ekonomi masyarakat juga menjadi perhatian dalam kegiatan reses tersebut. Sejumlah pelaku usaha kecil dan menengah menyampaikan harapan agar pemerintah daerah memberikan dukungan yang lebih besar terhadap pengembangan UMKM dan sektor ekonomi kreatif. Mereka menilai sektor ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus membuka lapangan kerja.


Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Faisal menegaskan bahwa seluruh masukan yang diterima akan dicatat dan dibawa ke dalam pembahasan di DPRD bersama pemerintah daerah. Ia menyatakan komitmennya untuk mengawal usulan-usulan tersebut agar dapat dipertimbangkan dalam perencanaan pembangunan dan penganggaran daerah.


Menurutnya, kegiatan reses bukan sekadar agenda formal, melainkan bentuk tanggung jawab wakil rakyat untuk memastikan suara masyarakat dapat diterjemahkan menjadi kebijakan dan program nyata. Ia berharap berbagai aspirasi yang telah disampaikan dapat direalisasikan secara bertahap melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah pada tahun-tahun mendatang.


Ia juga mengajak masyarakat untuk terus aktif berpartisipasi dalam proses pembangunan, baik dengan menyampaikan aspirasi maupun dengan menjaga fasilitas yang telah tersedia. Dengan adanya sinergi antara masyarakat dan pemerintah, ia optimistis pembangunan di Kota Bekasi dapat berjalan lebih merata dan memberikan manfaat yang luas.


Melalui kegiatan reses tersebut, diharapkan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari infrastruktur hingga pengembangan ekonomi, dapat memperoleh solusi yang tepat dan berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.(ADV)