Dulu Tak Disebut di Paripurna, Kini Nama Tri Adhianto Masuk dalam Sejarah Kepemimpinan Kota Bekasi -->

Header Menu

Advertisement

Dulu Tak Disebut di Paripurna, Kini Nama Tri Adhianto Masuk dalam Sejarah Kepemimpinan Kota Bekasi

Selasa

 


Gibasnews.com, BEKASI - Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Bekasi ke-29 menghadirkan satu momen yang menarik perhatian publik. Dalam pembacaan naskah sejarah Kota Bekasi yang disampaikan Abdul Manan, Ketua FKUB Kota Bekasi, disebutkan bahwa Tri Adhianto pernah menjabat sebagai Wali Kota Bekasi, Selasa (10/3).


Penyebutan ini menjadi sorotan karena berbeda dengan peristiwa Paripurna HUT Kota Bekasi ke-27 pada tahun 2024. Saat itu, dalam pembacaan sejarah kepemimpinan kota yang disampaikan oleh mantan Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji, nama Tri Adhianto tidak disebut sebagai wali kota dalam daftar perjalanan kepemimpinan Kota Bekasi.


Peristiwa pada 2024 tersebut sempat menjadi perbincangan publik. Banyak pihak menilai bahwa secara administratif Tri Adhianto pernah menjabat sebagai Wali Kota Bekasi pada sisa masa jabatan 2018–2023, meskipun dalam waktu yang relatif singkat.


Menanggapi polemik tersebut kala itu, Tri Adhianto menyampaikan pesan reflektif melalui media sosialnya. “Sejarah bisa dicatat, tetapi kenangan tetap dalam ingatan,” tulisnya.


Sementara dalam paripurna tahun ini, Abdul Manan secara jelas menyebut bahwa Tri Adhianto pernah menjabat sebagai Wali Kota Bekasi pada periode sebelumnya, sehingga namanya masuk dalam rangkaian sejarah kepemimpinan Kota Bekasi.


Perbandingan dua peristiwa ini menjadi pengingat bahwa sejarah sebuah kota terus ditulis dan diperbaiki seiring waktu. Bagi banyak pihak, penyebutan kembali nama-nama pemimpin yang pernah mengabdi merupakan bentuk penghormatan terhadap perjalanan pemerintahan dan dinamika politik yang pernah mewarnai Kota Bekasi.