168 Ruas Jalan di Kota Bekasi Bakal Dilintasi Jaringan Kabel Bawah Tanah 290 Km -->

Header Menu

Advertisement

168 Ruas Jalan di Kota Bekasi Bakal Dilintasi Jaringan Kabel Bawah Tanah 290 Km

Adien
Senin

MoU antara PT Mitra Patriot dengan pihak swasta dalam proyek pembangunan jaringan kabel bawah tanah.
Gibasnews.com, BEKASI – Wajah Kota Bekasi bakal berubah dalam beberapa tahun ke depan. Pemerintah kota bersama mitra swasta resi memulai proyek pembangunan jaringan kabel telekomunikasi bawah tanah sepanjang 290 kilometer yang tersebar di 168 ruas jalan.

Proyek infrastruktur digital ini dimulai setelah PT Mitra Patriot menandatangani kerja sama dengan PT Infrastruktur Cerdas Nusantara (ICN) untuk membangun ducting telekomunikasi. Langkah ini diambil guna merapikan kabel-kabel yang selama ini bergelantungan di udara, yang tak hanya mengganggu pemandangan kota tetapi juga membahayakan pengguna jalan.

Direktur Utama PT Mitra Patriot, David Rahardja, menjelaskan bahwa pembangunan ducting bawah tanah bertujuan menata infrastruktur telekomunikasi agar lebih rapi, aman, sekaligus mendukung kemajuan teknologi digital di Bekasi.

"Kami berharap kabel-kabel yang selama ini menjuntai dapat diturunkan secara bertahap ke bawah tanah, sehingga kota menjadi lebih tertata dan keselamatan pengguna jalan lebih terjamin, terhindar dari risiko kabel tertarik kendaraan atau membahayakan masyarakat," ujar David usai penandatanganan kerja sama, Senin (20/4/2026).

Salah satu poin penting dari proyek ini adalah pendanaannya. David menegaskan bahwa pembangunan ducting telekomunikasi tidak menggunakan anggaran pemerintah, baik APBN maupun APBD. Seluruh investasi ditanggung sepenuhnya oleh PT Infrastruktur Cerdas Nusantara selaku mitra investor.

Dalam skema kerja sama, pembagian keuntungan ditetapkan sebesar 90 persen untuk investor dan 10 persen untuk PT Mitra Patriot. Dari porsi 10 persen tersebut, sebanyak 55 persen akan disetorkan kepada Pemerintah Kota Bekasi sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD), sementara sisanya digunakan untuk pengembangan usaha.

Model kolaborasi ini dinilai inovatif karena mampu menghadirkan infrastruktur tanpa membebani keuangan daerah, sekaligus tetap memberikan kontribusi ekonomi bagi pemerintah setempat.

Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu empat tahun. Pada tahap awal, pembangunan sepanjang 70 kilometer ditargetkan selesai dalam satu tahun pertama, sekitar April 2027. Jaringan bawah tanah ini nantinya akan dimanfaatkan oleh berbagai operator telekomunikasi yang beroperasi di Kota Bekasi. (Red)