Bulan Bung Karno Tak Sekadar Seremoni, PDIP Tasikmalaya Dorong Kader Hadir dengan Kerja Nyata -->

Header Menu

Advertisement

Bulan Bung Karno Tak Sekadar Seremoni, PDIP Tasikmalaya Dorong Kader Hadir dengan Kerja Nyata

Minggu


Gibasnees.com, TASIKMALAYA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya menegaskan peringatan Bulan Bung Karno tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Melalui rangkaian kegiatan sosial yang ditutup dengan Gebyar Bulan Bung Karno di Cafe Z' Dulur, Kecamatan Sukahening, Minggu (28/6/2026), partai berlambang banteng itu mengajak kader menerjemahkan ajaran Bung Karno dalam kerja nyata di tengah masyarakat.


Puncak peringatan tersebut menjadi penutup rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sepanjang Juni. Sejak awal bulan, kader PDIP di berbagai wilayah Kabupaten Tasikmalaya menggelar beragam aksi sosial sebagai implementasi nilai gotong royong dan kepedulian yang diwariskan Presiden pertama Republik Indonesia itu.


Ketua Panitia, Nuraedidin, mengatakan Bulan Bung Karno merupakan agenda rutin setiap Juni yang diperingati mulai Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni hingga akhir bulan. Menurutnya, momentum tersebut bukan hanya untuk mengenang sejarah, tetapi juga menghidupkan kembali semangat perjuangan Bung Karno dalam kehidupan bermasyarakat.


Berbagai kegiatan yang digelar meliputi bakti sosial berupa perbaikan sarana dan prasarana fasilitas umum, santunan kepada anak yatim piatu dan kaum lanjut usia, hingga istigasah yang dilaksanakan serentak di setiap kecamatan pada 21 Juni.


"Kami bersama-sama berdoa agar Bung Karno mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Namun yang lebih penting, semangat perjuangannya harus terus hidup melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Nuraedidin.


Sebagai penutup rangkaian kegiatan, DPC PDIP Kabupaten Tasikmalaya menggelar jalan santai yang dipusatkan di Cafe Z' Dulur, Sukahening. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai memiliki fasilitas yang memadai serta lingkungan alam yang mendukung pelaksanaan kegiatan yang diikuti kader dan masyarakat.


Nuraedidin menegaskan, Bulan Bung Karno memiliki makna historis yang kuat. Selain diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, bulan ini juga menjadi momen kelahiran Bung Karno pada 6 Juni dan hari wafatnya pada 21 Juni.


Karena itu, ia berharap masyarakat tidak hanya mengenang sosok Bung Karno sebagai tokoh sejarah, tetapi juga meneladani nilai-nilai persatuan, nasionalisme, dan gotong royong yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa.


"Semoga melalui Gebyar Bulan Bung Karno ini semangat kebersamaan dan gotong royong semakin kuat, sehingga mampu mendorong pembangunan yang lebih baik, khususnya di Kabupaten Tasikmalaya," katanya.


Dalam kesempatan itu, Nuraedidin juga menyampaikan pesan Ketua DPC PDIP Kabupaten Tasikmalaya, H. Ade Sugianto, kepada seluruh kader agar terus hadir di tengah masyarakat dengan memberikan manfaat yang nyata, bukan sekadar aktivitas politik.


Ade Sugianto, kata dia, meminta seluruh kader aktif menggerakkan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan, kegiatan sosial, serta berbagai upaya yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.


"Seluruh kader harus menjadi teladan di lingkungan masing-masing, menjaga semangat gotong royong, serta terus bekerja dan berkontribusi nyata demi kemajuan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya," pungkasnya.